BERITA PAC
HIGHLIGHT
DEPARTEMEN OSB
OLAHRAGA

Sejati Cup 2026: PAC Jati Satukan 12 Ranting dalam Ruang Silaturahmi

Pelajar Sejati
| 1 min read | 0 comments

PelajarseJati.or.id – Kegiatan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Jati tidak hanya berhenti pada agenda kaderisasi dan forum organisasi. Melalui Sejati Cup 2026, PAC Jati membuka ruang bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus mempertemukan 13 ranting dalam satu kegiatan, yaitu futsal yang digelar di Lapangan Sinerang Sport Center, Desa Ploso, pada 29–30 Agustus 2026.

Adanya Sejati Cup yang digagas oleh Wakil Ketua Departemen OSB PAC Jati yang sekaligus menjadi Ketua Panitia, Ricky Ferdiansyah melihat olahraga futsal yang cukup diminati di kalangan pelajar, terlebih bulan Agustus identik dengan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.

“Selain mencari juara, kami ingin menunjukkan bahwa agenda PAC tidak hanya tentang kaderisasi atau organisasi. Ada juga ruang untuk minat dan bakat, terutama olahraga yang memang sesuai dengan dunia pelajar,” ujar Ricky.

Menariknya, peserta Sejati Cup tidak harus berasal dari anggota IPNU-IPPNU. Pelajar dari luar organisasi juga dapat mengikuti pertandingan selama masih berada dalam wilayah ranting yang ada di Kecamatan Jati.

Keterbukaan tersebut menjadi salah satu cara agar kegiatan PAC Jati bisa lebih dekat dengan pelajar di luar organisasi. Dari lapangan futsal, mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal IPNU-IPPNU melalui kegiatan yang mereka minati.

Sebanyak 12 ranting kemudian ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Persaingan berlangsung cukup ketat karena masing-masing tim membawa nama ranting dan berusaha memberikan hasil terbaik.

Dalam pernyataannya, Wakil Ketua IPPNU Departemen OSB PAC Jati, Niswa Alifa menyatakan bahwa kompetisi tidak membuat hubungan antarpeserta berhenti di batas tim. Saling menyapa, memberikan dukungan, hingga berjabat tangan setelah pertandingan menjadi bagian dari interaksi selama kegiatan.

“Merasa adanya persaingan dalam pertandingan itu sudah biasa. Tapi harapan kami, selesai dari itu tetap saling support dan interaksi berjalan dengan baik seperti biasanya,” ujarnya

Nilai persaudaraan juga menjadi salah satu hal yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut. Menurut Niswa Alifa, olahraga menjadi salah satu cara untuk membangun ukhuwah Islamiyyah, sehingga hubungan antarpelajar dari berbagai ranting dapat semakin kuat tanpa membedakan latar belakang.

Di sisi lain, dukungan berbagai pihak turut membuat kegiatan berjalan hingga selesai. Selain peserta dan pendukung masing-masing ranting, masyarakat juga cukup ramai datang ke lokasi. Pembukaan kegiatan turut dihadiri Camat Jati, Babinsa Ploso, Kepala Desa Ploso, Ketua PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Jati, serta panitia.

Pada akhir pertandingan, Ranting Jati Wetan berhasil menjadi juara pertama, disusul Megawon sebagai juara kedua dan Jepangpakis sebagai juara ketiga. Penghargaan individu juga diberikan kepada pemain yang meraih kategori Best Keeper, Best Player, dan Top Scorer.

Bagi peserta, hasil tersebut bukan satu-satunya hal yang penting. Diva Afandi, pemain dari Ranting Jati Wetan, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti Sejati Cup.

“Menang ataupun kalah itu hal biasa di suatu pertandingan, yang penting kita sudah berjuang semampu kita,” tuturnya.

Menurut Fandi, dari kegiatan tersebut ia juga mendapatkan teman baru, membentuk persaudaraan, dan membangun semangat yang lebih tinggi.

Pada akhirnya, Sejati Cup menunjukkan bahwa membangun kedekatan antar-ranting tidak selalu harus dilakukan melalui forum formal. Sebuah pertandingan futsal pun bisa menjadi ruang untuk bertemu, berkompetisi, belajar sportif, dan pulang membawa teman serta pengalaman baru.

Penulis & Editor: Ana Yunia

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *